
Sudah menjadi kebiasaan masyarakat mencuci pakaian menggunakan deterjen bubuk. Sebab mencuci dengan air saja tentu tidak cukup untuk membersihkan berbagai kotoran serta kuman yang menempel pada pakaian. Namun, pernahkah anda berpikir apakah takaran yang digunakan saat ini sudah sesuai ? Sebab salah takaran bisa membuat hasil kurang optimal dan boros. Untuk itu, yuk simak ulasannya.
Mengukur Takaran Penggunaan Deterjen
1. Sesuaikan dengan Jenis Mesin Cuci
Di zaman sekarang, masyarakat kebanyakan sudah menggunakan mesin cuci untuk mempermudah pekerjaan mencuci baju sehari hari. Dimana mesin cuci ini ada berbagai macam jenis. Sehingga pemakaian deterjen dapat disesuaikan dengan jenis mesin cuci yang anda gunakan di rumah.
Apabila menggunakan mesin berteknologi HE (high efisiensi), umumnya anda bahkan tidak membutuhkan deterjen sama sekali. Karena mesin cuci ini dirancang agar dapat membersihkan secara optimal. Meski begitu, anda tetap dapat menggunakan deterjen sebanyak 2 sendok makan untuk proses pencucian yang lebih baik.
Dan jika air di rumah lebih lembut, baik secara alami atau anda menggunakan pelembut, maka jumlah takarannya dapat dikurangi menjadi 1,5 sendok makan saja. Sedangkan untuk mesin cuci bukaan atas bisa menggunakan deterjen bubuk sekitar 4 sendok makan, atau 3 sendok makan apabila airnya lembut.
2. Sesuaikan dengan Jumlah Pakaian
Selain disesuaikan dengan jenis mesin cuci, takaran deterjen juga bisa didasarkan pada jumlah pakaian yang akan dicuci. Tentunya semakin banyak pakaian yang akan dicuci maka takarannya juga perlu ditingkatkan. Umumnya jumlah yang paling direkomendasikan adalah 2 sampai 3 sendok makan bubuk.
Akan tetapi takaran tersebut dapat disesuaikan kembali dengan jumlah pakaian maupun kelembutan air. Dan apabila pakaian sangat kotor, misalnya karena bekas minyak atau tanah, maka takarannya pun perlu dilipatgandakan. Namun pastikan anda tidak mencuci sampai tabung di mesin cuci penuh, sebab pakaian tidak akan tercuci dengan benar.
3. Sesuaikan dengan Takaran di Balik Kemasan
Setiap produk umumnya sudah disertai dengan aturan pakai pada label kemasannya, termasuk deterjen bubuk. Anda bisa melihat informasi mengenai seberapa banyak takaran yang dianjurkan di balik kemasan untuk mendapatkan hasil optimal. Meskipun bukan merupakan perintah solid, takaran yang tertera akan memberikan anda gambaran jumlah deterjen yang tepat.
4. Jangan Pakai Terlalu Banyak
Jumlah takaran yang digunakan deterjen pada dasarnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan orang yang menggunakannya. Namun yang perlu anda perhatikan yaitu jangan pernah memakai deterjen terlalu banyak. Sebab jumlah yang berlebihan justru membuat residu layaknya bedak bubuk pada pakaian.
Jika menentukan takaran sesuai kebutuhan, pastinya anda akan lebih hemat penggunaan deterjen. Anda pun akan mendapat hasil cucian yang bersih optimal. Ditambah menggunakan Olaif Powerful Cleaning Detergent Powder dengan konsentrat yang ampuh membersihkan, pastinya hasilnya semakin maksimal. Anda bisa membeli produk ini kapan saja dan dari mana saja melalui aplikasi Olaif.